Kreatif & Inspiratif, RISKA Tutup Rest Area 3: Melompat Lebih Tinggi
Home 5 Event 5 Kreatif & Inspiratif, RISKA Tutup Rest Area 3: Melompat Lebih Tinggi

JAKARTA — Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) resmi menutup rangkaian bertajuk “Rest Area 3: Melompat Lebih Tinggi” pada Ahad (25/10). Mengusung pendekatan dakwah yang segar, hangat, dan dekat dengan dunia anak muda, acara penutupan ini sukses memadukan ruang berekspresi seni rupa dengan penguatan mental serta spiritual.

Gelaran ketiganya kali ini, RISKA menggandeng Klub Corat Coret, sebuah komunitas inklusif yang bermarkas di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Komunitas yang dikenal sebagai wadah bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas di bidang menggambar dan mewarnai setiap hari Minggu.

Perwakilan Klub Corat Coret, Bela dan Johan, mengungkapkan kegembiraannya atas kolaborasi ini. Suasana acara tampak cair ketika para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk saling berkenalan, berbagi cerita, hingga menggambar satu sama lain. Antusiasme tinggi terlihat jelas dari interaksi serta terbangunnya koneksi antar peserta yang memiliki latar belakang beragam.

Kemeriahan acara semakin bermakna dengan hadirnya sesi bersama Ustadz Handy Bonny. Dalam pemaparannya, ia menyoroti fenomena anak muda yang kerap menyepelekan kekuatan doa karena dibayangi rasa cemas impiannya tidak terwujud.

“Karena kita takut bahwa doanya tidak terkabul. Padahal ada yang namanya apa yang di dalam kendali kita, ada yang di luar kendali kita. Tugas kita hanya berdoa, sisanya relakan iklaskan lepaskan dan pasrahkan,” ujar Ustadz Handy Bonny di hadapan para peserta.

Ia juga mengaitkan motivasi hidup dengan Hope Theory yang dicetuskan oleh Charles Rick Snyder pada tahun 1994. Teori tersebut merinci tiga aspek penting dalam mengelola harapan, yakni Goals (Tujuan yang ingin dicapai), Pathways Thinking (Kemampuan menyusun strategi), dan Agency Thinking (Motivasi kuat untuk tidak menyerah). Di sisi lain, Ustadz Handy Bonny mengingatkan agar pencapaian duniawi tidak melalaikan koneksi dengan Allah Subhanahu wa ta’ala. 

“Jangan sampai kita lupa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala karena kita sibuk mengejar impian,” tutupnya.

Membuka Ruang Kolaborasi Strategis

Program Rest Area yang digagas oleh Biro Event dan Kajian Umum RISKA ini menghadirkan ruang singgah yang edukatif bagi anak muda di lingkungan masjid dengan gaya dakwah kekinian. Hal ini telah terlihat sejak Rest Area 1 yang menghadirkan CEO Proud Project, Iqbal Hariadi, dengan topik “Bertumbuh Sesuai dengan Pace-mu”, serta Rest Area 2 yang menghadirkan dokter gigi sekaligus penulis, drg. M. Atiatul Muqtadir, yang mengupas pentingnya keluar dari zona nyaman.

Kesuksesan rangkaian acara Rest Area 1, 2, dan 3 ini turut didukung oleh semangat kolaborasi strategis dari berbagai elemen, mulai dari komunitas dakwah dan hobi, Lembaga Dakwah Kampus (LDK), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jabodetabek, hingga dukungan penuh dari para media partner dan sponsor.